Sudah lama Asus terkenal sebagai penghasil komputer (laptop khususnya) berkualitas. Dengan spek yang fantastis tentunya. ASUS ROG GX800 yang mengalami penyempurnaan dari ASUS ROG GX700 hal ini bisa dilihat dari spek ROG GX800 di bawah ini:
Prosesor Intel Core i7-7820HK
Intel Core i7-7820HK yang sudah dipakai di ASUS ROG GX800 tentu memiliki kecepatan (clock speed) lebih tinggi dari yang sebelum nya ASUS ROG GX700 dari 4.0GHz menjadi 4,66GHz. Apa pengaruh nya? Yang pasti dengan Clock Speed secepat ini berpengaruh pada kinerja laptop. Frame Rate pada penggunaan aplikasi terutama Game, akan meningkat. Jadi guys, untuk game-game terbaru memainkan nya lebih terasa ringan tanpa lag atau hang sekalipun.
Clock Speed dapat ditingkatkan dengan Overclocking, apakah setiap orang dapat melkukan overclocking? Jawabannya Ya! ASUS dalam hal ini menyediakan aplikasi khusus agar Anda bisa dengan mudah melakukan overclocking prosesor. Pada aplikasi 3D atau Video Editing, Clock Speed yang tinggi dapat mempercepat waktu rendering. Clock speed dapat ditingkatkan melalui tools atau aplikasi khusus yang telah disediakan ASUS secara pre-installed pada notebook tersebut yakni ASUS Gaming Center. Skenario yang dapat dilakukan antara lain, menaikan frekuensi tegangan pada CPU dan GPU secara manual sampai ambang batas tertentu.
Multiplier prosesor akan memberikan kemudahan saat Anda meng-overclock prosesor. Penggemar overclocking tentu akan menyukai hal ini. Anda cukup menaikkan (memainkan) multiplier prosesor untuk menaikkan clock speed prosesor.
ASUS ROG GX700
|
ASUS ROG GX800
|
|
Ukuran Layar
|
17,3 inci, UHD Gysinc panel
|
18,4 inci, UHD (3840 x 2160) IPS LED
|
Prosesor
|
Intel Core i7-7820HK (overclock up to 4GHz)
|
Intel Core i7-7820HK (overclock up to
4,6GHz)
|
GPU
|
NVIDIA GeForce GTX 1080 SLI
|
NVIDIA GeForce GTX 1080 SLI
|
Multiplier
|
Max CPU multiplier 41
|
Max CPU multiplier 44
|
Baterai
|
330W adapter
|
Dual 330W adapter
|
Pendingin
|
Watercooled GPU
|
Both GPU and CPU watercooled
|
Hardisk
|
2x Samsung SM951 512GB in Raido
|
3x High Perf Toshiba NVMe SSDs
|
Wifi
|
Standard wifi antenna
|
External wifi antenna boost
|
Keyboard
|
Scissors switch (red backlight)
|
Scissors switch (red backlight)
|
Paket
|
ROG Travel Suitcase
|
ROG Travel Suitcase + ROG Shuttle Backpack
|
Mouse
|
ROG Sica gaming mouse
|
ROG Gladius gaming mouse
|
Ketebalan
|
35mm max thickness
|
45mm max thickness
|
Berat
|
3,9 kg
|
5,7 kg
|
Kartu Grafis NVIDIA GeForce GTX 1080 SLI
Ada perbedaan layar pada ASUS ROG GX800 di bandingkan dengan ASUS ROG GX700, ASUS ROG GX800 memiliki luas penampang layar (display) yang lebih besar daripada GX700 yakni 18,4 inci. Untuk ini diperlukan pengolah grafis yang lebih mumpuni, dan untuk ini ASUS ROG GX800 dibekali pengolah grafis serta kecepatan maksimum prosesornya juga diperbarui menjadi lebih mumpuni untuk menjadi sebuah laptop gamer.
Nvidia GTX 1080 sendiri saja sudah memiliki kekuatan yang sangat besar, bisa ngebayangin ga? kalau dua buah GTX1080 yang kekuatannya digabungkan. CUDA Core sebanyak GTX1080 2560, sementara base clock 1607 MHz dan boost clock 1733 MHz. Satu buah GTX 1080 memiliki VRAM sebesar 8 GB GDDR5X dengan jalur memori bus selebar 256 bit berkecepatan 10 Gbps.
Simak saja tipe 2 Way SLI GTX1080. Artinya ada dua buah VGA card GTX 1080 yang ditanam di dalam notebook, yang pastii ini yang akan meningkatkan performa dan kinerja dari keduanya digabungkan untuk menghasilkan satu kekuatan yang lebih besar jadi ga usah diragukan lagi kemampuan ASUS ROG GX800.
VR Ready, yang ga kalah keren nya dari GTX1080 merupakan graphic card kelas teratas dari Nvidia ini telah dibekali dengan fitur VR Ready serta beberapa teknologi lainnya antara lain Nvidia G-Sync, Vulkan API, OpenGL dan lainnya. Ketika semua berjalan optimal maka akan berjalan mulus pada game yang kalian mainkan.
Pendingin
Untuk ROG GX800 ini Asus harus mendesain ulang pendingin nya, Ya Watercooling di ROG GX800 sudah memakai Radiator, Aliran Radiator tersebut mampu mendinginkan sistem GPU dan CPU nya. Makanya sebenernya ini yang buat laptop ini bisa di overclock hingga 4,6GHZ dengan aman. Berbeda dengan ASUS ROG GX700 ketika dalam mode docking mode, kamu harus memasang dua buah charger yang totalnya mencapai daya 660W. Satu charger dipasang di notebook dan satunya lagi harus dipasang pada pada watercooling.
Pihak ASUS mengatakan meskipun telah di overclock sampai 4,6 GHz, daya listrik yang di konsumsinya hanya mencapai 550W saja. Kemudian, sebenarnya pun pengguna telah mampu mendapatkan kemampuan sang notebook hingga 90 persen tanpa mencolokan docking. Asalkan tetap menyuplai daya-nya dengan charger berukuran 330W.

Posting Komentar
Posting Komentar